Saling menolong adalah prinsip peduli sesama

 5 Tips Peduli Sesama & Manfaatnya

 

Tidak dapat dipungkiri bahwa kedermawanan merupakan suatu bentuk peduli sesama yang erat hubungannya dengan masyarakat Indonesia. Fakta ini tidak dapat terelakkan dan sudah terkenal dalam pandangan masyarakat internasional.

Hal ini terbukti oleh survei CAF atau Charities Aid Foundation yang menerbitkan WGI (World Giving Index) atau Indeks Kedermawanan Dunia. Yakni pada tahun 2021, Indonesia telah menjadi urutan pertama dalam hal kedermawanan, dibandingkan 114 negara lainnya. 

Lantas, bagaimana dengan praktik yang ada dalam negara Indonesia? Apakah semua masyarakat Indonesia sudah memiliki jiwa dermawan sebagai wujud peduli sesama yang tinggi? Ternyata belum tentu. Coba kita intip tips tumbuhkan kedermawanan dan manfaatnya!

Peduli Sesama dapat Meningkatkan Empati

Memiliki jiwa yang mampu berempati adalah wujud peduli sesama

Peduli Sesama

Menjadi dermawan bukanlah hal yang sulit. Anda cukup menumbuhkan rasa kepedulian ini lewat beberapa hal sederhana, seperti empati, rasa ingin berbagi, dan masih banyak lagi. Nah, selengkapnya, ikuti saja tips menumbuhkan rasa dermawan sebagai wujud peduli sesama di bawah ini!

  • Berusaha Menumbuhkan Empati 

Supaya dapat menjadi seorang yang dermawan, kamu perlu meningkatkan EQ atau emotional intelligence. Salah satunya yakni dengan menumbuhkan empati. Ini merupakan sebuah rasa yang menjadi landasan manusia supaya mau berbagi. 

Dengan rasa empati, kamu akan dapat merasakan atau menempatkan diri di posisi orang lain. Maka demikian, paling tidak kamu bisa memahami perasaan orang lain, lalu sisi kedermawananmu bisa muncul seketika.

Untuk menumbuhkan empati, kamu bisa memperbanyak literasi atau pengetahuan akan mereka yang kurang beruntung. Dengan begitu, kamu bisa memahami bahwa berbagi adalah hal yang perlu untuk dilakukan.

  • Konsisten Berprinsip Bahwa Dermawan Tidak Akan Menyebabkan Kemiskinan

Kamu dapat menginisiasi penanaman prinsip kalau dermawan tidak bisa membuat miskin. Sebab, kedermawanan kamu pada suatu saat nanti pasti akan memperoleh balasan serupa dari orang lain. Ini sudah hukum alam yang bekerja sedemikian rupa.

Dengan menjadi dermawan, tentunya kamu akan mendapatkan manfaat yang tidak akan disadari. Baik besar atau kecil, semua kedermawanan pada orang lain akan kembali kepada diri sendiri.

  • Tidak Menganggap Kedermawanan Sebagai Suatu Beban

Baik belum atau sudah mandiri finansial, kamu sebaiknya jangan pernah menganggap berbagi menjadi suatu beban. Kamu dapat berbagi sesuai dengan kemampuan. Paling tidak sekitar 2.5% penghasilan setiap bulan.

Jika dengan menjadi dermawan melalui berbagi santunan uang menurut kamu adalah suatu beban, maka kamu dapat mencari alternatif lain. Contohnya seperti berbagi buku, pakaian, makanan, hingga ilmu yang sudah jelas kamu miliki.

  • Mencoba Mensubstitusi Pengeluaran Tidak Penting untuk Hal Bermanfaat

Tentu saja, hampir semua orang mengeluarkan dana bulanan untuk hal yang kurang hingga tidak bermanfaat. Contohnya saja yaitu jajan berlebihan, membeli banyak lipstik dengan warna yang sama, dan lain sebagainya.

Dengan gaya hidup seperti itu, maka anggaran pribadi cenderung boros dan kamu akan semakin jauh dari rasa peduli dan dermawan. Maka demikian, kamu akan berpikir 2 atau 3 kali untuk berbagi pada sesama.

Mengetahui hal tersebut, mulai sekarang cobalah untuk mengalokasikan pengeluaran dengan mengurangi hal kurang atau tidak penting ke sesuatu yang lebih bermanfaat. Dengan begitu, Anda bisa lebih berhemat sehingga berbagi pun tidak dipikir 2 sampai 3 kali.

  • Peduli Sesama dengan Pantang Membedakan Siapapun

Menjadi dermawan bukan berarti membuat kamu secara tidak sadar melakukan pemetaan siapa saja yang kurang dan cukup mampu. Namun, justru sebaliknya. Kamu harus menghilangkan perbedaan itu dan menjadi dermawan pada siapa saja. 

Maka demikian, mulai sekarang latihlah dan lakukan sugesti pada pemikiran diri secara mandiri supaya tidak membeda-bedakan satu sama lain. Dengan demikian, kamu bisa menjadi dermawan pada siapapun tanpa ada pandang bulu.

Jadi, itulah sejumlah tips yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kedermawanan. Nah, adakah tips yang menurut kamu paling sulit dan mudah untuk dicoba? Jika ada, maka sebaiknya urutkan dari yang termudah saja. 

 

Peduli sesama dengan melakukan kegiatan kerelawanan

Melakukan kegiatan kerelawanan bisa meningkatkan kepedulian terhadap sesama

 

Peduli Sesama: 5 Manfaat Kedermawanan

Semua hal baik di dunia ini sudah pasti memiliki dampak positif atau manfaat tersendiri bagi orang-orang yang melakukannya. Dengan menjadi dermawan, maka kamu bisa memperoleh sejumlah manfaat sebagai berikut ini:

  • Peduli Sesama Melahirkan Kebahagiaan dan Rasa Damai

Hati bahagia dan damai merupakan 2 hal positif yang didambakan mayoritas manusia. Untuk merasakan 2 hal positif tersebut, tidak jarang orang-orang berusaha meraih kepintaran, kekayaan, hingga fisik menarik, supaya bahagia dan damai terjamin.

Namun, nyatanya hal-hal yang berusaha diraih tersebut tidak selalu menumbuhkan kedamaian dan kebahagiaan. Nah, beda cerita jika yang orang-orang berusaha menderma orang lain. Maka kebahagiaan dan kedamaian menyertai mereka.

Hal ini disebabkan saat seseorang menderma pada orang lain, secara tidak sadar mereka merasakan kelegaan. Tentunya, mereka pun memperoleh vibes positif dari orang yang mereka derma. 

  • Peduli Sesama Meningkatkan Rasa Syukur dan Introspeksi Diri

Masing-masing manusia memiliki rasa syukur. Namun, terkadang rasa tersebut bisa menurun hingga lenyap seketika jika mendapati sesuatu yang kurang atau tidak mengenakkan dalam hidup. 

Nah, karena dermawan adalah berbagi dengan sesama, maka kamu akan lebih bersyukur apabila derma tersebut bisa berguna untuk orang lain. Selain itu, dengan menjadi dermawan, kamu bisa lebih berintrospeksi demi menjadi lebih baik.

  • Memperoleh Bantuan dari Orang Lain

Menjadi dermawan bukan berarti mengharap balasan atas kebaikan yang telah kamu lakukan. Namun, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dengan menjadi dermawan, kamu pasti akan memperoleh balasan setimpal.

Hal ini disebabkan bahwa mereka yang telah terbantu oleh kamu, atau setidaknya memiliki kesan baik setelah kamu berbagi, sudah pasti mengingat kebaikanmu. Oleh karena itu, cepat atau lambat, mereka akan membalasnya.

  • Peduli Sesama Menetralkan Sifat Negatif di dalam Diri

Masing-masing manusia, apalagi generasi Z sangatlah mudah untuk terpapar sifat negatif seperti iri dan dengki dari lingkungan maupun media sosial. Hal ini disebabkan bahwa hal yang dijumpai sehari-hari mengandung muatan negatif.

Maka demikian, untuk melenyapkan atau menetralkan sifat negatif yang mengendap dalam diri, maka hal yang dapat diusahakan adalah dengan menguatkan sifat baik. Nah, tentu dengan dermawan, kamu akan bisa lebih mudah melakukan ini.

Sebab, saat menderma pada orang lain, kamu akan selalu bersyukur dan merasa gembira atau lega. Dengan demikian, sifat buruk di dalam diri dapat ternetralisir, bahkan lenyap jika kedermawanan dilakukan secara rutin.

  • Peduli Sesama Menularkan Semangat dan Inspirasi pada Orang Lain

Dermawan pada orang lain sebenarnya tidak cuma berbagi apa yang kamu punya. Namun, secara otomatis, kamu pun memberikan semangat dan inspirasi pada orang yang telah menerima.

Dengan begitu, mereka bisa memahami bahwa sejatinya manusia tidak bisa hidup sendirian, dan mengikuti jejak kedermawanan Anda untuk berbagi dengan yang lain. Hal ini berarti, kedermawanan kamu menyebabkan orang lain untuk dermawan pula.

Demikianlah manfaat dari menumbuhkan kedermawanan. Dari sini, kamu bisa mengetahui bahwa dengan menjadi dermawan, maka tidak akan merugi. Sebab, yang ada justru sebaliknya, yaitu kembalinya hal-hal positif pada dirimu.

Peduli Sesama dengan Tumbuhkan Kedermawanan

Menolong orang lain adalah prinsip dari peduli sesama

Maka dari itu, mulai sekarang, kamu bisa meningkatkan rasa peduli dan berbagi pada sesama. Selain dermawan lewat donasi, kamu pun bisa berbagi ilmu dengan menjadi relawan kemanusiaan. Jadi, apakah kamu sudah siap untuk jadi dermawan? Kamu bisa coba klik di sini untuk memulainya!


  Kembali