Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari. Seperti diketahui bersama, kanker merupakan salah satu penyakit mematikan. Setiap tahunnya, terdapat peningkatan jumlah penderita kanker. Sebanyak 19,3 juta orang di seluruh dunia menderita kanker pada tahun 2020.

 

BAGAIMANA DENGAN PENDERITA KANKER DI INDONESIA?

Berdasarkan Data dari World Health Organization (WHO), total kasus kanker di Indonesia pada Tahun 2020 mencapai 396.914 kasus dan total kematian akibat kanker sebesar 234.511 kasus. Data menunjukkan bahwa angka kasus baru dan kematian akibat kanker di Indonesia meningkat sekitar 8,8 persen hanya dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa penanganan dan pengobatan kanker membutuhkan biaya yang sangat besar. Sehingga, penyakit kanker ini tidak hanya berdampak pada penderitanya saja, melainkan juga keluarganya. Bahkan, juga dapat berdampak pada kondisi sosial, ekonomi masyarakat dan juga negara.

Tentu ini menjadi masalah dan dibutuhkan kerja sama serta komitmen bersama untuk mengatasinya. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tapi juga segenap lapisan masyarakat dapat ikut serta membantu mengatasi masalah tersebut.

 

KANKER PADA ANAK

Hanya berselang beberapa hari dari Hari Kanker Sedunia, peringatan Hari Kanker Anak Sedunia diadakan setiap tahunnya pada tanggal 15 Februari. Momentum ini dipilih sebagai bentuk dukungan kepada anak-anak penderita kanker di seluruh dunia. Dan juga untuk mengingatkan masyarakat bahwa kanker anak itu sangat berbahaya.

Sesuai dengan data dari Childhood Cancer International (CCI), lebih dari 300.000 anak dibawah 18 tahun terdiagnosa penyakit kanker setiap tahunnya di seluruh dunia. Dari 300.000 anak tersebut, sekitar 80% berada di negara miskin dan berkembang, termasuk Indonesia. Dan tingkat kelangsungan hidup mereka hanya mencapai 20%!

Hal ini tentu perlu ditindaklanjuti dengan berbagai upaya agar tingkat harapan hidup mereka dapat meningkat. Dari segi medis, kemajuan teknologi kesehatan terhadap pengobatan kanker anak semakin berkembang pesat. Berbagai dukungan masyarakat maupun pemerintah terhadap keluarga penderita anak juga dilakukan agar mereka bisa semakin kuat dalam melewati proses pengobatan yang seringkali tidaklah mudah.

Namun, kondisi pandemi yang belum usai juga membuat perekonomian dunia, termasuk Indonesia, belum stabil. Hal ini tentu membawa dampak terhadap kemampuan pembiayaan untuk pengobatan kanker pada anak.

 

AKSI KEPEDULIAN UNTUK ANAK PENDERITA KANKER 

Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa (YBKB) saat ini telah memiliki beberapa cabang di seluruh Indonesia, salah satunya di Jambi. Di Jambi, terdapat seorang adik penderita kanker darah (leukemia) stadium 4. Saat ini, ia sedang membutuhkan biaya pengobatan untuk penyakit yang dideritanya.

Untuk meningkatkan kepedulian terhadap pejuang kanker pada anak dan juga sebagai aksi kepedulian terhadap keluarga pejuang kanker, YBKB Cabang Jambi bekerja sama dengan BEM serta UKM STIA Setih Setio Muara Bungo, Jambi menginisiasi aksi kemanusiaan membantu biaya pengobatan salah satu adik pejuang kanker anak.

Adik pejuang kanker ini bernama Arman, ia menderita kanker leukemia yang sudah mencapai stadium 4. Saat ini Arman mendapatkan perawatan intensif di RS Hanafi, Muara Bungo, Jambi. Namun, kondisi ketersediaan alat dan tenaga medis yang kurang memadai, mengakibatkan Arman  belum mendapat perawatan yang sesuai dengan kebutuhan akan kondisinya.

Arman, pejuang kanker anak

Idealnya, Arman diberikan perawatan intensif di rumah sakit yang lebih besar dengan peralatan yang lengkap. Seperti di rumah sakit khusus kanker yang terdapat di Jakarta atau paling tidak di Padang, Sumatera Barat. Tapi karena keterbatasan biaya, hal ini belum dapat dilakukan. Kedua orangtua Arman merupakan petani, memiliki penghasilan terbatas dan belum mencukupi untuk kebutuhan pengeluaran yang diperlukan dalam pengobatan. 

Arman sedang berjuang keras melawan penyakitnya. Tapi ia tidak bersedih maupun menyerah. Di usianya yang belum genap 15 tahun, saat teman-teman seusianya sedang belajar dan bermain di sekolah, Arman sudah merasakan perjuangan yang membutuhkan kekuatan mental sekuat baja. Hal yang belum tentu bisa dilewati oleh banyak anak lain seusianya.

YBKB sangat berharap Sahabat Cerdas dapat ikut serta dalam aksi nyata kemanusiaan membantu perjuangan adik kita, Arman, seorang pejuang kanker leukemia stadium 4. Kegiatan penggalangan dana sudah dilakukan sejak awal Februari. InsyaAllah bantuan sahabat akan disalurkan pada hari Jum’at, 25 Februari 2022.

 

Salurkan bantuan terbaik Anda melalui rekening :

BCA (014) : 6080301101

BSI (451) : 7777001177

Mandiri (008) : 1290011082175

BRI (002) : 044201001020302

BNI (009) : 569146613

a.n. Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa

 

Mohon Cantumkan Kode 012 pada nominal donasi Anda 

Cth : Rp. 100.012

 

Berapapun bantuan dari Sahabat Cerdas YBKB sangat bermanfaat untuk membantu kesembuhan Adik Arman & meringankan beban biaya bagi keluarga,

Mari bersama-sama sisihkan harta terbaik kita untuk program kemanusiaan ini. Bantu Arman agar bisa kembali ceria lagi. Ringankan beban keluarganya, agar mereka dapat lebih tenang dalam mendampingi proses perjuangan penyembuhan kanker leukimia Arman.


  Kembali