hero

Wakaf 1 Juta Al Qur'an Untuk Indonesia

Telah Terkumpul
Rp 1,135,000

Target Donasi
Rp 1,000,000,000

Jumlah Donasi
12

Sisa Hari
332 hari

Wakaf 1 Juta Al Qur'an Untuk Indonesia

Menurut riset Dewan Masjid Indonesia (DMI), 65% umat Islam di Indonesia tidak bisa membaca Al Qur’an. Padahal terdapat lebih dari 230 juta penduduk Indonesia memeluk agama Islam. 

Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa (YBKB) menginisiasi Program Wakaf 1 Juta Al Qur’an untuk Indonesia. Meningkatkan literasi baca tulis dapat dimulai dengan menyediakan mushaf Al Qur’an sehingga bisa menumbuhkan kecintaan membaca. 

Masih Banyak Daerah Belum Memiliki Mushaf Al Qur’an yang Layak

Menurut sensus BPS pada 2020, lebih dari 85% penduduk Indonesia memeluk agama Islam. Sementara secara global, Islam merupakan agama dengan pemeluk kedua terbesar di dunia. 

Namun, menurut Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI), ketersediaan Al Qur’an di masjid-masjid di Indonesia belum mencukupi kebutuhan umat Islam. Al Qur’an yang tersedia pun banyak dalam kondisi memprihatinkan, seperti sudah sobek atau terlepas, lusuh dan kertasnya sudah menguning. 

Kondisi ini banyak dijumpai di masjid perkotaan maupun di pelosok. Ini belum mencakup data Al Qur’an tidak layak di berbagai pusat pendidikan seperti pesantren dan sekolah-sekolah. 

Perkembangan teknologi memang telah membuat dunia memasuki era digital. Salah satu kemajuan zaman, Al Qur’an dapat dibaca dalam bentuk digital, seperti di telepon genggam.  Namun, tidak semua orang merasa nyaman membaca Al Qur’an dalam bentuk digital. Bahkan bagi anak usia dini, tidak dianjurkan belajar membaca Al Qur’an hanya melalui telepon genggam.

Pentingnya Mushaf Al Qur’an 

Secara harfiah, arti dari mushaf adalah "Naskah yang terikat antara dua papan". Membaca Al Qur’an dalam bentuk mushaf ternyata memiliki banyak manfaat. Apalagi jika dilakukan oleh anak-anak yang masih belajar membaca Al Qur’an.

Selain itu, terdapat beberapa keutamaan membaca Al Qur’an dalam bentuk mushaf, antara lain:

  • membaca Al-Quran dengan melihat mushaf lebih utama karena lebih terhindar dari kesalahan

  • menyehatkan mata dan menyembuhkan sakit mata

  • dijauhi oleh setan yang takut terhadap orang yang membaca Al Qur’an dengan melihat mushaf

Hal ini diperkuat dengan adanya hadis yang diriwayatkan oleh Imam Thabrani dan Imam Baihaqi:

Rasulullah Saw bersabda; "Bacaan Al-Qur’an seseorang tanpa melihat mushaf adalah seribu derajat (pahalanya), dan bacaannya dengan melihat mushaf dilipatkan sampai dua ribu derajat". (HR Thabrani & Baihaqi)

Yuk, bantu tingkatkan literasi melalui donasi di YBKB! Wujudkan 1 Juta Al Qur’an untuk Indonesia bersama Yayasan Bangun Kecerdasan Bangsa.

 

Laporan

Belum ada laporan.